You are hereRevolusi di tempat kerja
Revolusi di tempat kerja
Para kapitalis mengklaim bahwa sistem mereka memberikan kebebasan bagi semua. Tapi di tiap negara, kebebasan yang semu ini hilang di gerbang pabrik.
Saat ini, dalam situasi resesi ekonomi, para pemilik modal menuntut agar buruhlah yang menanggung beban krisis ekonomi. Kaum kapitalis di mana-mana memaksakan kebijakan seperti upah rendah, pengurangan tenaga kerja, perpanjangan jam kerja, pengurangan waktu istirahat, memaksakan buruh bekerja lebih cepat dan pembatasan hak berserikat buruh. Dalam era globalisasi, para kapitalis mengancam akan mengalihkan produksi ke luar negeri, apabila buruh tidak menyetujui segala tuntutan mereka.
REVOLUTION mendukung segala sesuatu yang dapat dilakukan untuk memperbaik posisi buruh. Kami berupaya untuk menjadikan setiap perlawanan buruh menjadi gerakan melawan sistem perbudakan upah dan eksploitasi:
Tidak masuk akal bahwa ada orang yang bekerja 14 jam sehari, sementara itu banyak orang lain yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan sama sekali. Buruhlah yang patut memutuskan apa yang perlu diproduksi dan membagikan prioritas produksi yang telah ditentukan tersebut, di antara para buruh sendiri secara setara. REVOLU TION mendukung segala upaya untuk mengurangi jam kerja tanpa pengurangan upah – misalnya menjadi 35 jam, 30 jam, 20 jam per minggu dsb.
Upah yang setara untuk pekerjaan yang setara, tanpa memandang usia, jenis kelamin, kebangsaan atau ras.
Upah minimum harus ditentukan oleh buruh di tiap negara.
Tunjangan untuk mereka yang menganggur perlu ditetapkan pada tingkat yang sama dengan upah mereka sebelumnya atau upah minimum, tergantung mana yang lebih tinggi.
Upah harus naik 1% tiap kali biaya hidup naik 1% - tidak sepatutnya kita harus menanggung beban kenaikan harga yang ditetapkan oleh para majikan.
Untuk menghentikan pengangguran yang tidak semestinya terjadi itu, REVOLUTION memperjuangkan:
Pembiayaan masif oleh negara demi menciptakan lapangan kerja seperti misalnya membangun perumahan, rumah sakit, sekolah, sarana sanitasi dan sistem transportasi – akan dibiayai dengan mengenakan pajak terhadap orang kaya.
Membagikan secara setara semua pekerjaan yang tersedia, di antara mereka yang dapat melakukannya, tanpa pengurangan upah.
Melawan monopoli bisnis dalam kehidupan perekonomian dan menghapus chaos ‘pasar bebas’,
REVOLUTION menuntut:
Bukakan semua pembukuan perusahaan-perusahaan agar dapat diperiksa oleh buruhnya.
Nasionalisasikan semua bisnis-bisnis besar dan multi-nasional tanpa ganti rugi.
Solidaritas adalah kekuatan kita – ambil tindakan bersama dengan buruh-buruh lain dan kaitkan tuntutan-tuntutan kita bersama
Nasionalisasikan semua perusahaan-perusahaan yang bangkrut, yang menolak membayar upah minimum atau yang mengumumkan pemecatan tenaga kerjanya
Di mana kaum kapitalis menyerang seluruh kelas buruh, kami menuntut pemogokan massal untuk menghentikan tindakan mereka dan membuktikan kekuatan buruh di masyarakat.
Semua industri dan lembaga yang dinasionalisasikan harus berada di bawah kontrol demokratis para buruh sendiri.
Ganti rugi tidak akan diberikan pada pemiliknya, para kapitalis itu.
Tujuan Revolution adalah masyarakat tanpa kelas di mana tidak terdapat perbudakan melalui upah
Bangun kekuatan serikat buruh
Serikat buruh adalah basis dari organisasi pembela kaum buruh. REVOLUTION mendukung serikat-serikat buruh dan upaya-upaya pengorganisiran untuk memperkuat kekuatan buruh.
Hapus semua undang-undang dan peraturan anti-serikat buruh.
Kami mendukung hak untuk mogok dan hak berorganisasi.
Semua majikan harus mengakui serikat buruh.
Tapi para pemimpin serikat buruh yang birokratis mendapat upah yang lebih tinggi daripada anggota mereka dan posisi mereka berasal dari negosiasi dan kompromi dengan para kapitalis. Mereka sering kali mengkhianati para buruh sesudah bernegosiasi dengan para kapitalis.
REVOLUTION menyerukan agar buruh berjuang bersama dengan para pemimpin serikat buruh di mana mungkin, dan melawan mereka kalau perlu.
Mogok melawan pengurangan gaji, tenaga kerja atau kondisi.
Hancurkan gembok – duduki semua tempat kerja yang akan ditutup.
Untuk tiap-tiap pemogokan atau aksi, perlu dibentuk komite pabrik atau tempat kerja yang akan mengorganisir pemogokan atau aksi tersebut.
Harus dibentuk badan-badan yang dapat membela melawan serangan polisi atau buruh yang ingin membubarkan pemogokan atau aksi tersebut.
Semua pimpinan serikat buruh harus dibayar sama dengan rata-rata upay para anggota serikat buruh, harus dipilih secara berkala dan dapat digantikan pada tiap saat.
Wakil-wakil buruh harus dapat bergabung untuk aksi bersama melawan perusahaan-perusahaan multi-nasional.