You are hereHabiskan ‘perang terhadap terorisme’

Habiskan ‘perang terhadap terorisme’


Pembantaian September 11 digunakan sebagai alasan oleh AS untuk meluncurkan perangnya ‘melawan terorisme’. Dalam perang berdarah ini AS telah membunuh lebih banyak orang sipil dibandingkan dengan jumlah yang tewas dalam serangan terhadap WTC itu sendiri.

Sebenarnya, perang ‘terhadap terorisme’ itu adalah perpanjangan dari globalisasi, dengan menggunakan strategi militer.

Sebagaimana kapitalisme menuntut hak untuk memasuki tiap wilayah di dunia dan mengeksploitasi rakyatnya, demikian pula AS sekarang menuntut hak untuk mengambil tindakan kekerasan militer di manapun di seluruh dunia, terhadap siapapun yang dinyatakannya sebagai ‘teroris’, termasuk pemerintah-pemerintah negara-negara berdaulat.

Tindakan militer global ini menunjukkan bahwa imperialisme bukanlah sesuatu yang kuno – melainkan adalah inti dari kapitalisme global saat ini.

REVOLUTION menentang semua peperangan yang dilakukan oleh AS, Inggris dan kekuatan-kekuatan imperialis lainnya.

Kami berjuang untuk membangun aksi-aksi protes yang paling besar untuk menghambat upaya-upaya peperangan negara-negara imperialis, terutama menggalang kaum buruh, perempuan dan pemuda.

Kaum buruh tidak mendukung kemenangan imperialis di manapun. Kami tidak setuju sesenpun atau seseorangpun yang diberikan pada ‘perang terhadap terorisme’ ataupun serangan militer imperialis manapun.

Kami menentang pasukan bersenjata kapitalis dan wajib militer – melainkan rakyat sipil harus dapat mengorganisir untuk membela diri.

Kami berkampanye bahwa prajurit harus mempunyai hak demokratis dan politik, termasuk hak untuk memilih para atasannya dan meminta pertanggungan jawab dari para atasan.

Kami menuntut ditariknya semua pasukan militer AS, Inggris dan NATO dari luar negeri, termasuk Asia Tengah dan Timur Tengah.

Hapus NATO dan semua aliansi militer imperialis. Kami menolak pasukan penjaga perdamaian PBB, yang hanyalah pasukan penjajah imperialis yang berkedok kemanusiaan.

REVOLUTION mendukung hak negara-negara semi-kolonial untuk membela diri terhadap serangan imperialis. Meski di negara-negara yang diperintah oleh rezim reaksioner pun, kami berjuang untuk memberikan solidaritas pada mereka semua yang sedang melawan imperialisme dan membantu memukul balik kaum imperialis.

REVOLUTION mendukung hak negara-negara seperti Kuba, di mana kapitalisme telah digulingkan, untuk membela diri melawan serangan imperialis.

Kemenangan melawan imperialisme akan memperkuat niat jutaan orang di seluruh dunia untuk melawan kapitalisme global dan dominasi AS, dan akan mempercepat tibanya hari di mana rezim-rezim Dunia Ketiga yang reaksioner akan dijatuhkan oleh rakyatnya sendiri.

Ratusan orang telah ditangkap dalam rangka ‘perang terhadap teror’. Kami berpendapat bahwa penangkapan-penangkapan tersebut rasis dan kami akan berjuang mendapatkan perlakuan yang manusiawi dan pembebasan para tahanan AS, Inggris dan mereka yang ditahan di Kuba di Kamp X-Ray.

Kami akan berjuang menentang semua hukum yang bersifat rasis dan serangan-serangan terhadap hak-hak sipil yang dilakukan atas nama perang imperialis ‘anti-teror’. Serangan-serangan terhadap hak-hak sipil dan pembungkaman terhadap mereka yang melawan sistem akan digunakan esok hari terhadap mereka yang menentang kapitalisme dan buruh yang mogok kerja.